Skip to content Skip to footer

Spooring Itu Apa ?

Spooring itu apa ya ? istilah spooring pertama kali di populerkan oleh sebuah bengkel yang berlokasi di jakarta, dalam bahasa inggris spooring disebut juga sebagai wheel aligner yaitu upaya penyelarasan roda atau proses penyesuaian sudut dan posisi roda kendaraan agar sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh produsen mobil.

Banyak orang awam yang tidak mengetahui dan membedakan antara proses spooring dan balancing, agar Anda para pembaca tidak lagi salah dalam membedakan dua hal ini yaitu spooring mempunyai tujuan untuk memastikan bahwa roda kendaraan berputar sejajar dan tegak lurus terhadap permukaan jalan.

spooring itu apa

 

KESALAHAN KETIKA BERADA DI BENGKEL

Anda yang masih awam dengan mobil dan biasanya hanya memakai saja sewajarnya ketika masuk ke bengkel dan ditawarkan spooring serta balancing mungkin akan bertanya – tanya kenapa mobil saya harus di spooring balancing.

Ketika Anda mengendarai mobil maka jika setir mobil yang Anda kendarai terlihat lurus namun mobil yang Anda kendarai terasa menarik ke salah satu sisi jalan maka sebaiknya Anda melakukan spooring di bengkel tersebut, atau ketika bagian sisi luar ban depan Anda terlihat aus tidak merata maka Anda pun selayaknya melakukan proses spooring.

Namun ketika Anda berada pada kecepatan tinggi seperti di jalan tol diatas 60 km/jam lalu ada rasa getaran pada setir kenderaan Anda sebaiknya Anda lakukan balancing pada roda mobil Anda.

Kesalahan orang awam biasanya tidak tahu apakah harus melakukan spooring atau balancing atau melakukan hal tersebut secara bersamaan.

Berapa Lama Waktu untuk Spooring ?

Tidak ada aturan baku dalam hal waktu untuk melakukan spooring, namun beberapa bengkel menyarankan agar setiap 15.000 km atau 20.000 km sekali Anda melakukan spooring dan balancing.

Pada kasus pergantian ban ataupun velg sebaiknya Anda juga melakukan spooring agar sudut – sudut kemiringan roda tetap terjaga seperti standar dari pabrikan mobil.

Lalu bagaimana ketika Anda menambal ban dengan tiptop yang dalam prosesnya ada kegiatan bongkar pasang ban dari velg, untuk hal ini sebaiknya Anda lakukan balancing karena Saat ban diganti, posisi ban terhadap velg masih belum infatel secara sempurna, karena bisa jadi titik terendah ban belum tepat posisinya di titik terberat velg.