Pemeliharaan tire changer otomatis maupun semi otomatis sebenarnya tidak begitu rumit, namun tidak jarang pemilik bengkel masih saja tidak perduli dan akhirnya berpengaruh pada operasional bengkel dan menambah pengeluaran bengkel untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi.
Perhatikan Ketentuan dari Pabrik Tire Changer
Seringkali pemilik bengkel ataupun mekanik tidak memperhatikan ketentuan dari pabrik untuk pemeliharaan tire changer yang telah mereka beli padahal Tire changer merupakan salah satu perangkat penting dalam sebuah bengkel otomotif modern.
Untuk memastikan perangkat ini beroperasi secara optimal dan awet, diperlukan pemeliharaan berkala yang tepat meningkatkan umur pakai perangkat, tetapi juga meminimalisir risiko kerusakan yang dapat mengganggu produktivitas bengkel.
Umumnya, ketentuan dari pabrikan tire changer yang harus diperhatikan baik untuk tire changer otomatis dan semi otomatis adalah sebagai berikut :
- Tekanan Udara Yang Masuk ke Mesin : Operasional tire changer biasanya membutuhkan angin bertekanan dari kompresor, biasanya standar yang ditetapkan oleh pabrikan mengenai hal ini sudah ada dan terletak antara enam hingga sepuluh bar. Pastikan hal ini tidak kurang atau berlebih.
- Oli Pelumas : Mencegah terjadinya korosi pada bagian dalam tire changer dan melindungi dari uap air yang masuk diperlukan oli dan seperti biasa diletakkan pada tabung regulator setelah tabung regulator udara, kecukupan oli perlu di cek secara berkala.
- Tegangan Listrik : Memastikan tegangan listrik yang masuk sebagai sumber tenaga motor pada tire changer agar sesuai dengan spesifikasi yang diberikan pabrik, saran kami Anda menggunakan voltage regulator untuk menjaga tegangan yang masuk tetap stabil dan hindari penggunaan genset saat operasional bengkel.
Perbedaan Komponen Tire Changer
Ada beberapa perbedaan komponen tire changer pada perangkat otomatis dan semi otomatis yang perlu diperhatikan terkait pemeliharaan tire changer.
Tire changer semi otomatis dilengkapi dengan lengan geser atau disebut juga dengan swing arm yang idealnya hanya sedikit komponen yang terdapat pada lengannya seperti head mounting dan per penyangga dimana kedua hal ini minim sekali terdapat kerusakan.
Berbeda pada hal diatas, tire changer otomatis punya beberapa komponen yang lebih banyak pada lengan ayun seperti tombol penumatic untuk menggeser lengan maju dan mundur, juga silinder di dalam tiang sebagai pengunci dari lengan ketika bergeser ke belakang.
Perbedaan – perbedaan ini berpengaruh pada faktor harga dan juga pemeliharaan, pada tire changer otomatis Anda harus lebih memperhatikan tekanan angin yang masuk dimana fungsi pengunci pada lengan banyak dipengaruhi oleh tekanan angin yang masuk ke mesin melalui regulator.
Baca juga : Beberapa Pilihan Tire Changer Otomatis
Beberapa hal diatas dapat diperhatikan sebelum Anda membeli tire changer, agar kedepannya mesin tire changer yang Anda beli bisa awet bahkan lebih lama dari mesin tire changer bengkel tetangga.
Dengan mengikuti panduan ini, bengkel dapat memaksimalkan investasi dalam perangkat ini sambil meningkatkan efisiensi dan kehandalan layanan kepada pelanggan. Anda dapat membeli tire changer secara online dengan metode pembayaran secara transfer ke rekening perusahaan hanya di www.mesinbengkel.com